Biar Hidup Jadi Indah
Sebenarnya, hidup menjadi mudah atau sulit itu tergantung dari bagaimana kita memandang kehidupan itu sendiri. Jika kita berpikiran hidup itu sulit, menyebalkan dan dengan penuh ketegangan, maka Allah pun akan membuat hidup itu seperti itu. Tetapi sebaliknya, jika kita beranggapan bahwa hidup itu mudah dan penuh dengan kenikmatan yang dasyat, maka hidupp yang akan kita jalani pun akan tergelar semacam itu pula.
Karena, bukankah Allah telah menjamin dengan perkataan ‘Ana bi abdi dzonni?’ Aku adalah berdasarkan prasangka Hamba-ku. Artinya, prasangka Allah adalah didasarkan pada prasakaan Hamba-nya. Jika kita berpikir Allah melimpahi kita dengan rezeki yang barokah, maka Allah akan melimpahi kita dengan rezeki yang kita harapkan tersebut.
So, gimana biar hidup kita menjadi mudah? Yang paling berdasar adalah kita harus mengubah dulu pradigma berpikir kita. Kita harus benar-benar memiliki prinsip ‘I can, if i think I can!’ Aku bisa, jika aku berpikir bisa. Karena, ketika kita berpikir bahwa hidup itu sulit, pasti yang akan kita temui selalu kesulitan. Tetapi jika kita berpikir bahwa hidup itu mudah, Insya Allah … Kemudahan itu akan datang. Bukankah dibalik kesulitan ada kemudahan?
“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (Al-Insyirah: 6) .
Menganggap mudah itu bukan berarti menggampangkan alias mengentengkan suatu urusan, lho! Tetapi yang terpenting adalah, kita sudah memiliki sikap positif yang optimis, dengan rasa percaya diri yang sesuai kemampuan kita, serta keyakinan bahwa Allah pasti akan memudahkan jalan untuk kita.
Berikut ini”7 kebiasaan indah yang bisa bikin hidup jadi mudah” yang harus kita jalani agar kita bisa mendapatkan berbagai keajaiban seputar kehidupan yang kita alami.
Kebiasaan Pertama : Smile up, Guys!
Senyum adalah sedekah yang paling mudah. Betapa senangnya jika kita berhadapan dengan sosok yang senantiasa melengkungkan bibirnya ke atas, yang membuat wajahnya terlihat rupawan. Ternyata senyum juga bisa membuat seseorang gampang mendapatkan rezeki, sehat alias terhindar dari berbagai penyakit, serta bisa awett muda, lho!
Kebiasaan Kedua : jadilah si Penebar Cinta!
Cinta, sebuah kata yang paling populer. Cinta seringkali menjadi sumber cerita yang tak habis-habisnya. Tetapi, apa sih sebenarnya cinta itu? Apakah hanya sekedar sebuah kata dengan lima huruf yang menghiasi lembaran-lembaran romantis dalam hidup kita?
Cinta itu menyimpan energi yang luar biasa dahsyatnya. Si Penebar Cinta, yakni seseorang yang hidup diliputi dengan cinta, maka ia akan mencapai derajat produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang hidup dilingkup kebencian. Gak percaya, buktikan aja !
Kebiasaan Ketiga : Prasangka Baik, Langkah Briliyan si Hati Emas
Possitive thinking, seringkali begitu sulit. Padahal, salah satu yang membuat hati kita menjadi over gelisah, merasa nggak nyaman, adalah ketika kita selalu berpikiran negative tentang semua hal, lho! Islam menganjurkan kita untuk senantiasa optimis, berprasangka baik terhadap kehidupan yang kita alami. Sebaliknya, negative thinking, adalah pekerjaan orang yang putus asa, yakni orang yang telah disesatkan oleh Allah Azza wa Jalla.
Kebiasaan Keempat : Pe-De-nya si Low Profile
Pede alias percaya diri itu mutlak perlu. Tetapi, terlalu Pede juga kadang bikin orang bete lho. Over estimated, sebuah rasa percaya diri yang berlebihan, seringkali justru menjebak seseorang kedalam kehancuran. Nah, pedeyang oke adalah pede yang terkemas dalam gaya yang low profile. Pede ini berarti ia bisa menampilkan diri sesuai dengan kemampuan yang kita miliki, yang telah terasah dan kita munculkan seoptimal mungkin.
Kebiasaan Kelima : Rapi, Indah dan Elegan!
Allah itu indah, dan mencintai keindahan. Oleh karenanya, menjadi indah adalah sesuatu yang sangat dicintai Allah. Bahkan pada akhirnya, keindahan menjadi suatu karakter universal yang dirindukan oleh semua makhluk-Nya. Rapi, indah dan elegan, siapa yang tidak mendambakan sosok semacam ini? Karena sesungguhnya, banyak masalah yang akan muncul, yang berawal dari kesemrawutan hidup kita. Jika kita rapi, maka segalanya akan terlaksana dengan teratur, dan kita akan dengan bersemangat menjalani aktivitas kita sehari-hari.
Kebiasaan Keenam : Jadi Pendengar dan Pembaca yang Baik, Yuuk!
Ilmu akan datang melalui indra yang kita miliki, dan akan tersimpan sebagai suatu memori didalam otak kita. Tanpa ilmu kita akan menjadi manusia tulalit yang tak hanya hina di depan manusia, tetapi juga di mata Allah SWT. Nah, salah satu pintu ilmu adalah dengan cara menjadi pendengar dan pembaca yang baik. Mendegar dan membaca segal sesuatu yang terdapat di alam semesta kita ini.
Kebiasaan Ketujuh : Bertualang Bersama Imajinasi
Nah, ini dia! imajinasi yang positif, adalah modal utama seseorang untuk kreatif. Dalam kreativitas jelas sebuah poin pentinguntuk bisa membuathidup menjadi mudah. Setiap saat, kita akan mendapatkan berbagai fragmen kehidupan yang sangat berharga. Ibaratkanlah fragmen-fragmen itu sebagai sebuah puzzle. Jika kita merangkai puzzle itu menjadi bentuk yang menarik, maka kita akan berhasil temuan-temuan ibroh yang luar biasa berharga-nya.
Yang disebut dengan kebiasaan, atau akhlak, adalah sesuatu yang muncul secara spontan, tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Jadi jika kalian bertemu dengan seorang pengemis, lalu untuk memberikan barang sekeping dua keping cepek kalian harus berpikir selama sepuluh menit, maka kalian belum dikatakan berakhlak dermawan. Oleh karenanya, akhlak itu muncul karena pembiasaan yang tentu saja membutuhkan waktu yang panjang. Tetapi yang mengawali itu semua, adalah sikap pikir yang positif terlebih dahulu, yang didasarkan pada pengetahuan kita secara mendasarkan tentang keutamaan sifat tersebut.
Misalnya, kita ingin menjadi ingin memiliki akhlak sabar. Maka kita harus tau terlebih dahulu, apaitu sabar, apa keutamaannya. Apa keburukannya jika kita tidak sabar? Setelah itu, kita harus berlatih untuk memiliki kesabaran. Bergaul dengan orang-orang yang bermasalah, banyak-banyak menahan diri dari luapan emosi, dan sebagainya. Waktu yang kita butuhkan untuk berlatih itu, berbanding lurus dengan kesungguhan kita untuk bisa terbiasa dengan akhlak tersebut.
Selain pengetahuan dan tekad, kita juga membutuhkan lingkungan yang baik. Kita ingin menjadi orang yang zuhud, sederhana. Kita sudah mengetahui keutamaannya, sudah mencoba berlatih, tetapi lingkungan bergaul kita adalah kalangan the have melulu, tentu saja kita akan mengalami kesulitan.
Demikian juga dengan 7 kebiasaan indah yang tertera diatas. Semuanya butuh pembiasaan. Jadi tetaplah terus berlatih. Semangat! Spirit! Hamasah! Chayoo! Gambatte!
15 Januari 2011 by: Buku “Smile up, Guys!” + saya edit dikit & nambah kata-kata sedikit :D
Comments
Post a Comment